Panduan Kredit Kepemilikan Apartemen Agar Sukses

Cara mengajukan KPAMengajukan kredit kepemilikan apartemen (KPA) hampir sama dengan cara mengajukan KPR, meskipun tidak sama persis. Ini dikarenakan proses yang dibutuhkan berbeda, terutama yang berkaitan dengan dokumen kepemilikan hunian. Tidak seperti rumah, apartemen memiliki dokumen tambahan sebagai bukti kepemilikan. Hal inilah yang sedikit membuat rumit ketika ingin mengajukan KPA terutama untuk orang yang pertama kali mengajukan.

Apartemen bisa menjadi solusi untuk memiliki hunian tempat tinggal karena terbatasnya lahan. Apartemen paling banyak digunakan dalam perkotaan, terutama pada kota-kota besar yang mempunyai keterbatasan lahan. Dengan harganya yang semakin tinggi tiap tahun, hampir tidak mungkin untuk membeli apartemen secara tunai. Oleh karenanya, KPA menjadi salah satu solusi untuk segera mempunyai apartemen walaupun dengan dana terbatas.

Ada baiknya sebelum mengajukan KPA, beberapa hal harus diperhitungkan terlebih dahulu. Sebagai contoh, apakah dengan mengajukan KPA akan mengganggu kondisi keuangan keluarga. Pertimbangkan juga apakah pada saat bersamaan ada kredit lain yang harus dibayar tiap bulannya. Jika masih memiliki beberapa kredit yang harus dibayar setiap bulan, maka rencana untuk mengajukan KPA harus dipersiapkan dengan matang dan diperhitungkan secara detail.

Beberapa hal yang harus diperhitungkan sebelum mengajukan KPA

  • Cari perbandingan

Untuk mencari apartemen yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan, cari perbandingan beberapa apartemen. Buatlah daftar apartemen jika diperlukan, lalu sortir berdasarkan harga atau fasilitas yang ditawarkan. Setelah menemukan apartemen yang dirasa sesuai, carilah bank yang melayani KPA tersebut dan periksa juga tentang kebijakan yang diberikan.

  • Siapkan DP

Setelah memilih apartemen dan bank yang akan digunakan sebagai kredit, langkah selanjutnya adalah menyiapkan uang muka. Uang muka pada tiap apartemen biasanya tidak sama, ini dikarenakan beragam fasilitas berbeda yang ditawarkan pengembangnya. Namun sesuai aturan Bank Indonesia, besaran uang muka yang diserahkan minimal 30% dari total harga apartemen.

  • Lihat catatan tabungan

Jangan sepelekan catatan tabungan. Beberapa bank bahkan menggunakan catatan tabungan sebagai referensi utama dalam memberikan kredit KPA. Jika rencana mengajukan KPA masih dalam beberapa tahun lagi, ada baiknya catatan tabungan segera diperbaiki. Pastikan catatan tabungan berada dalam sisi positif agar bank menerima sebagai salah satu kreditur.

  • Hindari kredit buruk

Setiap bank di Indonesia mempunyai keistimewaan dalam mengakses data diri seseorang. Setiap bank akan saling memberikan data diri orang yang ingin mengajukan KPA. Jika masih mempunyai cicilan, pastikan untuk selalu membayar tepat sebelum jatuh tempo. Sekali terlambat membayar cicilan, bank Indonesia akan memasukkan ke dalam daftar hitam.

  • Siapkan kelengkapan dokumen

Dokumen pribadi sangat diperlukan sebagai proses verifikasi kepemilikan apartemen. Pihak pengelola juga akan menyiapkan kelengkapan dokumen apartemen untuk pembeli. Pastikan dokumen yang dimiliki lengkap sehingga proses pengajuan akan lebih cepat. Carilah informasi tentang kelengkapan dokumen kepemilikan hunian yang dibutuhkan dan siapkan jauh-jauh hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *