Sekilas Tentang Kewajiban dan Hak Penyewa Apartemen

Hak dan kewajiban dalam menyewa apartemenMenyewa apartemen tidak bisa disamakan dengan menyewa atau mengontrak rumah. Apartemen merupakan bangunan bertingkat dan mempunyai aturan tersendiri dalam penggunaanya. Oleh karenanya, menyewa apartemen harus melewati proses yang agak rumit. Pada apartemen, pemilik biasanya akan memperoleh hak bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama, ketika membeli. Ketika akan disewakan, maka pemilik akan menyerahkan segala hak tersebut kepada penyewa dengan persetujuan pihak pengelola apartemen.

Sebelum proses serah terima dilakukan, pemilik apartemen biasanya akan menyiapkan formulir tentang penyerahan hak guna kepada penyewa. Setelah proses serah terima selesai, maka pemilik apartemen hanya akan kehilangan hak-haknya, tapi tidak termasuk sertifikat kepemilikan. Pemilik unit apartemen tidak bisa menggunakan ataupun memanfaatkan apartemen tersebut sebelum mendapatkan izin dari pihak penyewa. Tentu saja semua hal tersebut harus diketahui oleh badan pengelola apartemen.

Berikut adalah sekilas tentang kewajiban penyewa apartemen secara umum.

  • Membayar sewa

Kewajiban utama penyewa adalah membayar uang sewa apartemen. Uang sewa apartemen dapat ditentukan ketika pada negoisasi awal dengan pemilik apartemen. Selain uang sewa, penyewa juga akan dikenakan biaya tambahan seperti biaya perawatan, listrik, air, dll.

  • Membayar jaminan

Uang jaminan digunakan untuk mengantisipasi penyewa lari dari tanggung jawab jika ternyata apartemen yang digunakan rusak. Jika terjadi kerusakan, biaya penggantian dibebankan kepada pemilik oleh pengelola apartemen. Besaran biaya ditentukan saat negoisasi.

  • Menjaga ketertiban

Ketenangan merupakan aspek kenyamanan dalam hunian. Oleh karenanya, menjaga ketertiban sering kali dimasukkan dalam poin perjanjian. Penyewa beserta penghuninya harus menjaga ketenangan apartemen sehingga tidak menggangu penghuni lain.

  • Menjaga milik pribadi

Baik pemilik apartemen atau badan pengelola apartemen biasanya tidak akan bertanggung-jawab terhadap kehilangan atau kerusakan suatu barang dari penyewa. Alangkah lebih baik kalau penyewa menjaga barang milik pribadinya agar terhindar dari kehilangan.

  • Tidak merusak unit apartemen

Penyewa diwajibkan untuk menjaga unit apartemen seperti halnya ketika masuk pertama kali. Hindari untuk merubah apapun pada unit apartemen, meskipun itu hanya ingin mengganti warna cat dinding. Diskusikan hal ini dengan pemilik apartemen ketika awal negoisasi.

  • Menjaga kelengkapan furniture

Penyewa akan dikenakan ganti rugi jika memang terbukti merusak atau tidak menjaga kelengkapan furniture dalam apartemen. Bertanyalah kepada penghuni pada awal negoisasi, apakah hanya apartemen kosong atau berisi, jika kosong bisakah membawa furniture sendiri.

  • Menjaga kebersihan

Penyewa biasanya akan dibebankan segala bentuk kebersihan pada apartemen tersebut, termasuk biaya kebersihan jika ada. Pada poin menjaga kebersihan, penyewa umumnya juga dilarang untuk mengecat dinding atau merubah tatanan apapun dalam apartemen.

  • Dilarang menyewakan kembali

Penyewa tidak mempunyai hak untuk menyewakan unit apartemen yang disewa dalam keadaan apapun. Terkecuali, pada awal negoisasi hal ini sudah dicantumkan pada poin perjanjian antara pemilik apartemen juga pengelola apartemen.

  • Dilarang membawa hewan

Pada beberapa apartemen, membawa binatang sangat dilarang. Diskusikan hal ini dengan pemilik serta pengelola tentang ada atau tidaknya aturan membawa hewan peliharaan. Kebanyakan apartemen, membawa hewan tidak diperbolehkan karena dapat merusak apartemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *