Membuat Kebun di Rumah Dengan Vertical Garden

Membuat Kebun di Rumah Dengan Vertical GardenSemakin sedikitnya lahan potensial yang bisa ditinggal membuat orang lebih memilih hunian minimalis. Sayangnya, hunian minimalis mempunyai keterbatasan dalam hal ketersedian ruang. Apalagi untuk penghuni rumah yang memiliki hobi berkebun, pastinya membuat kendala tersendiri. Sebenarnya hal ini masih dapat diupayakan dengan membuat vertical garden supaya rumah tenang dan damai. Membuat kebun di rumah dengan vertical garden tentunya membutuhkan ide tersendiri bagaimana cara merangkainya.

Menciptakan vertical garden sesungguhnya tidak sesulit yang dikira. Kebanyakan orang hanya bingung pada jenis tanaman apa yang cocok ditanam, padahal masalah sebenarnya terletak pada ketersediaan ruang. Vertikal garden pada dasarnya menggunakan dinding sebagai lokasi penempatan tanaman. Tumbuhan tersebut diletakkan dengan bantuan tatakan yang bisa terbuat dari apa saja, namun umumnya papan. Ini dikarenakan papan dapat dipindah-pindah dengan mudah.

Membuat kebun di rumah dengan vertical garden

Berkebun dengan model vertical garden tidak membutuhkan ruang yang luas. Dengan dinding seluas satu meter pun sudah cukup untuk dimanfaatkan sebagai vertical garden. Dalam membuat vertikal garden, pemilihan lokasi sangat penting karena nantinya nantinya akan diletakkan penyangga. Tanaman biasanya akan ditanam pada pot-pot kecil dan diletakkan di atas penyangga. Post bunga juga dibuat dengan memanfaatkan botol maupun barang bekas.

Yang harus diperhatikan yaitu jarak antar tanaman, namun inipun dipengaruhi oleh jenis tanaman apa yang akan ditanam. Pada umumnya, vertical garden ditanami dengan berbagai jenis sayuran dan tanaman bumbu. Namun bisa juga vertikal garden diisi dengan tanaman hias. Jika tanaman yang ditanam sekiranya mempunyai daun yang rindang, jarak antar tiap pot juga harus diperkirakan. Hal ini diperlukan agar tidak mengganggu proses tumbuh kembang tanaman tersebut.

Lebih aman dan bebas bahan kimia

Vertical garden tentunya lebih mudah dalam perawatan jika dibandingkan dengan kebun sungguhan. Hal ini dikarenakan media tanam yang digunakan berbeda. Pada vertical garden, media tanam yang digunakan biasanya terbuat dari sekam maupun arang kayu. Yang jelas, media tanam seperti ini lebih tahan terhadap penyakit dan hama. Dalam merawat vertical garden, pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk kompos. Penggunaan pupuk kimia justru akan menghilangkan bakteri baik dari media tanam.

Dalam membuat kebun di rumah dengan vertical garden, pencahayaan juga sangat penting. Cahaya yang minim akan membuat tanaman lambat dalam tumbuh. Keunggulan dari vertical garden yaitu perawatan yang minim. Karena hanya berupa kebun kecil, maka secara otomatis tidak membutuhkan waktu banyak untuk mengurusnya. Keunggulan lain vertical garden yaitu kemudahan dalam mengambilnya karena jaraknya yang dekat. Tingkat kesegaran sayur pun akan lebih terkontrol karena langsung diambil dari sumbernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *