Keterbatasan ruang menjadi masalah umum pada rumah di kota-kota besar. Ketiadaan lahan membuat segala bentuk dibuat seminimalis mungkin agar dapat memuat banyak. Paling tidak begitulah cara kerja pengelola perumahan sekarang ini. Minimnya ruang yang tersedia dalam hunian disikapi berbeda-beda pada tiap penghuni rumah. Bagi yang merasa kesal dengan keadaan ruang yang sempit, ada beberapa cara agar rumah hemat ruang layaknya hemat uang.
Dengan menghemat ruang, otomatis keadaan rumah akan terlihat seperti luas. Menghemat ruangan terasa susah-susah gampang layaknya menghemat uang. Bedanya, uang masih bisa dihemat dengan cara rajin menabung, sedangka ruang tidak. Untuk mengatasi keadaan seperti ini, kreatifitas mutlak diperlukan. Misalnya dengan menyimpan barang di bawah barang lain seperti menyembunyikan kabel dalam rumah, atau menggunakan satu furniture untuk banyak kepentingan. Memang tidak mudah, karenanya kreatifitas dibutuhkan.
Agar rumah hemat ruang layaknya hemat uang
Menghemat ruangan juga berarti menghemat uang. Logikanya, karena kekurangan ruang untuk meletakkan sesuatu, maka harus menganggarkan uang belanja untuk membuat ruangan baru. Karena itu, dengan hemat ruangan berarti juga hemat uang. Diantara contoh paling kongkrit yaitu menerapkan furniture yang multifungsi. Misalnya, meja kompor dapat digunakan sebagai meja makan sekaligus. Berikut beberapa ide untuk menghemat ruang dan uang.
- Bagian belakang lukisan
Diantara cara agar rumah hemat ruang layaknya hemat ruang yaitu dengan menggunakan satu barang untuk banyak fungsi, dalam hal ini lukisan. Jika pada dinding rumah menggunakan ornament berupa lukisan, ada baiknya jika sekaligus digunakan sebagai tempat penyimpanan. Sebagai catatan, wadah yang dipakai bukan berbentuk bingkai namun lebih seperti koper kantor. Carilah bahan yang berbentuk seperti koper, lalu temple di dinding lapisi dengan lukisan.
- Meja setrika dan cermin
Umumnya orang akan menyetrika baju pada sembarang tempat karena merasa hanya akan memenuhi furniture rumah jika membeli meja setrika. Di sisi lain, membeli ornament cermin juga dapat memakan ruangan. Akan lebih baik jika keduanya disatukan dalam satu bagian. Jika merasa susah dalam membuatnya, pakailah ornament cermin lalu pada bagian belakangnya beri papan halus. Dengan begitu, bagian belakan cermin dapat dimanfaatkan untuk menyetrika.
- Rak penyimpanan bawah tangga
Jika memiliki tangga di rumah, ada baiknya jangan membuat dengan bahan semen karena tidak akan terlalu berfungsi. Sebaiknya gunakan tangga dengan bahan kayu, selain memberi kesan alami juga dapat dimanfaatkan untuk hal lain. Tangga dapat dimanfaatkan sebagai laci penyimpanan pada tiap anak tangganya. Secara bentuk, penyimpanan tangga mirip dengan laci meja. Hanya saja dibuat berundak.
- Jemuran pada jendela
Ibu-ibu rumah tangga sering menjemur apapun pada bagian jendela yang berteralis, terutama serbet atau lap. Keadaan seperti ini jelas akan mengganggu pemandangan, juga bau yang ditimbulkan karena hembusan angin pada area jendela. Agar rumah hemat ruang layaknya hemat uang, gunakan teralis jendela untuk jemuran. Teralis yang digunakan hendaknya bukan yang permanen, namun lebih ke teralis fleksibel yang bisa di buka tutup secara vertikal.