Bagi sebagian kalangan, arah menjadi sangat penting dalam pertimbangan sebelum membuat rumah. Sebagian mempercayai bahwa arah rumah yang tepat dapat membawa keberuntungan dalam kehidupan. Tidak jarang mereka mencari referensi hingga kemana-mana hanya untuk mengetahui arah rumah yang tepat untuknya. Menentukan arah dalam membangun rumah merupakan hal biasa dalam masyarakat Indonesia. Meskipun saat ini praktek seperti ini sudah jarang ditemui.
Bagi orang yang mempercayai adanya mitos ini, arah rumah kadang menjadi pertimbangan utama dalam membeli suatu hunian. Tentunya ada berbagai alasan kenapa orang tersebut menilai arah sebagai bahan pertimbangan. Selain dari faktor klenik, arah matahari matahari juga bisa menjadi alasan. Beberapa orang menyukai rumah yang menghadap ke timur karena dapat menangkap sinar matahari pagi. Sebagian lagi menyukai arah ke barat karena dapat melihat matahari tenggelam.
Menentukan arah dalam membangun rumah
Alasan-alasan di atas memang terlihat sepele, namun pada faktanya dapat mempengaruhi tentang jadi tidaknya membeli hunian tersebut. Setiap orang pasti mempunyai pertimbangan tersendiri dalam mengambil keputusan. Jika ditanyakan arah mana yang terbaik untuk rumah, pastinya setiap orang memiliki preferensi tersendiri dalam menjawab. Umumnya, empat arah mata angin utama masih acuan yang pasti dalam menentukan arah rumah.
- Arah barat
Keunggulan memiliki rumah ke arah barat yaitu bisa melihat matahari tenggelam. Sayangnya, tidak banyak keunggulan berarti dari rumah yang menghadap ke barat. Dari kacamata kesehatan, penghuni rumah akan minim terkena sinar matahari pagi sehingga mempunyai resiko tidak baik bagi tubuh. Namun hal ini sebenarnya dapat diantisipasi dengan membuat jendela pada belakang rumah agar cahaya pagi dapat masuk rumah.
- Arah timur
Kesehatan biasanya menjadi unsur dalam menentukan arah dalam membangun rumah. Seperti yang sudah diketahui, sinar pagi memiliki efek baik karena vitamin D. Sinar pagi juga tidak terlalu panas dan udara pagi hari juga masih sangat bersih. Orang yang memiliki rumah dengan arah ke timur juga bisa menatap proses matahari terbit. Namun sayangnya, rumah yang menghadapt ke timur lebih rentan bersuhu panas karena sudah diterpa matahari sejak pagi.
- Arah utara
Jika mau mencari arah rumah dan tidak ingin terganggu oleh sinar matahari, rumah menghadap utara dapat menjadi pertimbangan. Sepanjang hari, sinar matahari hanya akan mengenai teras rumah. Selain itu, dengan menambahkan jendela, sinar matahari pagi maupun sore dapat masuk. Suhu dalam rumah juga tidak terlalu panas sehingga dapat mengurangi pemakaian pendingin udara. Di sisi lain, pemakaian lampu menjadi lebih intens karena kurangnya sinar.
- Arah selatan
Banyak orang beranggapa bahwa arah rumah yang paling ideal yaitu menghadap ke selatan. Rumah dengan arah selatan dapat membawa aura positif dan kenyamanan. Sebenarnya, rumah yang menghadap ke selatan hampir sama dengan rumah yang menghadap ke utara. Sebagai tambahan, dengan mengarah ke selatan cahaya yang masuk dapat dikontrol sehingga sirkulasi udara akan terjaga. Bagaimanapun jadinya, menentukan arah dalam membangun rumah sebaiknya tidak mengurangi niat untuk memiliki hunian sendiri.