Inilah Syarat Pengajuan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA)

Syarat mengajukan KPAKredit kepemilikan apartemen (KPA) memberikan kemudahan bagi seseorang yang ingin mempunyai tempat tinggal berupa apartemen. KPA merupakan fasilitas dari bank yang diperuntukkan khusus dalam membeli hunian seperti apartemen dan kondominium. Dalam hal ini pihak bank akan memberikan jangka waktu berdasarkan pertimbangan tertentu dalam memberikan kredit kepemilikan apartemen. Tentunya pertimbangan ini diambil berdasarkan kesepakatan dengan pihak pengembang apartemen.

Syarat pengajuan KPA

Sebelum mengajukan KPA, baik pihak bank maupun pihak pengelola apartemen akan meminta sejumlah dokumen kelengkapan. Dokumen ini diperlukan untuk melakukan sejumlah verifikasi terkait pengajuan KPA. Seorang yang mengajukan KPA akan dimintai sejumlah dokumen, baik dari data diri hingga bukti penghasilan. Lengkapi data berikut sebelum berencana mengajukan KPA agar proses verifikasi yang dilakukan lebih cepat. Inilah syarat dan data yang diperlukan:

  1. Warga negara Indonesia
  2. Minimal berusia 21 tahun atau sudah berkeluarga
  3. Sudah bekerja atau mempunyai usaha minimal satu tahun
  4. Menyerahkan dokumen
    1. Formulir pengajuan kredit
    2. Foto terbaru dengan pasangan (jika sudah menikah)
    3. Foto kopi KTP, kartu keluarga, surat nikah atau cerai
    4. Slip gaji terakhir atau bukti penghasilan
    5. Foto kopi SK pengangkatan untuk karyawan
    6. Foto kopi akta perusahaan untuk wiraswasta
    7. Foto kopi rekening tabungan
    8. Foto kopi izin usaha beserta neraca tiga bulan terakhir untuk professional
    9. Foto kopi IMB dan SHM

Biaya mengajukan KPA

Selain berbagai persyaratan pribadi yang harus dipenuhi, pihak bank juga akan membebankan sejumlah biaya administratif kepada calon kreditur. Tentu saja tiap bank mempunyai persyaratan yang berbeda. Karenanya, sebelum mengajukan aplikasi kredit kepada bank tertentu, pelajari dulu tentang bank tersebut dan lakukan perbandingan dengan bank lain. Setiap bank memiliki mekanisme dan kebijakan tersendiri bagi para krediturnya, jangan sampai kejadian ini membuat keuangan menjadi kacau.

  1. Biaya survey bagi calon kreditur Rp. 300.000 – Rp. 750.000
  2. Biaya provisi bank 0,5%-1% dari total kredit yang diterima
  3. Biaya administrasi Rp. 250.000 – Rp. 500.000
  4. Biaya asuransi perbulan 1%-2% dari total kredit yang diterima
  5. Pajak penjual 5% dari nilai transaksi
  6. Pajak pembeli 5% dari nilai transaksi

Pertimbangan sebelum pengajuan KPA

Setelah mengetahui syarat dan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengajukan KPA, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini, demi terciptanya kondisi kredit yang kondusif.

  1. Jangan percaya dengan traksaksi di bawah tangan seperti menggunakan bukti kwitansi karena pihak bank tidak akan mengakui hal seperti ini.
  2. Pastikan semua dokumen sertifikat kepemilikan adalah yang sah. Lakukan pemeriksaan keabsahannya melalui notaris atau bank jika diperlukan.
  3. Pihak bank akan menyimpan beberapa dokumen kepemilikan hunian apartemen dan baru akan dikembalikan ketika angsuran sudah selesai.
  4. Jika KPA diajukan langsung ke pihak pengembang, pastikan semua perizinannya (izin peruntukkan, IMB, SHGB, HGB, IMB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *