Sebelum Memperbaiki Atap Rumah Yang Bocor

Sebelum Memperbaiki Atap Rumah Yang BocorSudah sering terjadi saat musim hujan datang tiba-tiba air masuk ke dalam rumah. Pikiran pertama yang terlintas pasti genteng rumah bocor. Padahal belum tentu. Bisa saja kebocoran terjadi akibat pemasangan genteng yang tidak presisi, atau bahkan kontruksi kemiringan atap terlalu landai. Apapun penyebabnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memperbaiki atap rumah yang bocor, misalnya pemeriksaan.

Ada baiknya sebelum benar-benar memperbaiki atap rumah yang bocor, sebaiknya lakukan identifikasi terhadap kemungkinan penyebabnya. Jika atap rumah masih terhitung baru namun terjadi kebocoran, penyebab paling umum biasanya teknik pemasangan yang kurang rapi. Bisa juga pemasangan atap rumah tersebut terlalu renggang sehingga dapat mengalirkan ke dalam rumah. Oleh karena itu, sebaiknya lebih dulu dilakukan pemeriksaan.

Sebelum memperbaiki atap rumah yang bocor

Kualitas dari atap rumah yang digunakan juga dapat menjadi penyebab terjadinya kebocoran. Baik genteng maupun esbes yang berkualitas rendah dapat memicu air meresap sehingga terjadi bocor. Akan lebih baik jika kualitas atap juga diperhatikan, terlebih jika digunakan pada daerah yang memiliki kelembaban tinggi. Kebanyakan orang pastinya sangat tertarik dengan harga yang murah, namun pertimbangan ini juga harus melihat kondisi sekitarnya.

  • Terapkan lapisan anti bocor

Sesaat setelah atap rumah selesai dipasang, terapkan lapisan anti bocor pada permukaan atap. Memang untuk genteng berkualitas baik hal ini tidak diperlukan. Namun untuk mengantisipasi kemungkinan air masuk, pemberian lapisan anti bocor pada atap rumah sangat dianjurkan. Lapisan anti bocor sangat diperlukan untuk menutup pori-pori yang terdapat pada genteng dan esbes. Hasilnya tidak akan ada resapan air yang masuk.

  • Segera ganti yang rusak

Kebocoran bisa disebabkan oleh genteng yang pecah atau retak. Sebelum memperbaiki atap rumah yang bocor, ada baiknya untuk menggantinya. Genteng yang retak atau pecah tidak akan bisa diperbaiki secara sempurna meskipun menggunakan semen sekalipun. Kondisi ini disebabkan oleh perbedaan bahan yang digunakan sehingga tidak akan bisa merekat sempurna. Ingat, menambal lubang tidak akan memperbaiki kondisi atap.

  • Perhatikan talang air

Diantara bagian atap rumah yang paling cepat mengalami kerusakan yaitu talang air. Kerusakan bisa terjadi karena berbagai sebab, misalnya kualitas talang tidak bagus, pemasangan tidak tepat, kotoran yang menumpuk, dan lainnya. Berbagai masalah tersebut dapat memicu talang air menjadi lebih cepat rusak. Gunakanlah talang yang berkualitas baik sehingga memiliki masa pakai yang lama. Juga perhatikan ketika memasang dan selalu bersihkan jika kotor.

  • Lihat papan penyangga

Dalam memasang atap rumah dan talang air biasanya dibutuhkan kayu sebagai penyangga. Pada atap rumah dari genteng, reng yang biasa digunakan sebagai kayu penyangga lebih sering mengalami pelapukan. Setelah lapuk dan hancur, maka genteng tidak mempunyai penyangga sehingga posisinya akan lebih rendah dan terjadi kebocoran. Hal yang sama bisanya juga terjadi pada papan penyangga untuk talang air.

  • Periksa secara berkala

Beberapa hal di atas sebaiknya dilakukan sebelum memperbaiki atap rumah yang bocor. Akan lebih baik jika pada awal pemasangan, bahan yang digunakan memiliki kualitas yang baik. Bahan berkualitas akan mengurangi kemungkinan terjadinya kebocoran pada atap rumah meskipun sudah bertahun-tahun digunakan. Setelah itu, lakukan pemeriksaan secara rutin. Tidak perlu sesering mungkin, paling tidak minimal dua kali dalam setahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *