Perhatikan Ini Sebelum Memasang Instalasi Air Panas

Memasang instalasi air panas di rumahDalam membuat instalasi pipa air rumah ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah pemilihan lokasi yang sesuai. Kesesuaian ini dalam arti harus mempertimbangkan kebutuhan penggunaan air. Selain dari pemilihan lokasi, teknik pemasangan dan material yang digunakan harus  tepat. Material pipa air yang tepat akan berpengaruh pada ketahanan saluran air tersebut. Apalagi jika penghuni rumah tersebut menggunakan air panas maupun dingin. Selain dari material yang sesuai, menjaga dan merawat tangki air pada rumah juga harus dilakukan secara rutin.

Ketika akan memasang instalasi air panas, yang patut diperhatikan paling utama adalah pemilihan material yang tepat. Pipa saluran air yang tepat akan mencegah dari kemungkinan terjadinya kerusakan lebih cepat. Banyak orang melakukan kesalahan dengan menggunakan material biasa untuk saluran air panas. Padahal tingkat kekuatan dari matetial tersebut pastinya sangat berbeda sehingga penerepannya tidak sesuai. Karenanya, ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum menerapkan instalasi air panas pada rumah.

Perhatikan ini sebelum memasang instalasi air panas:

  • Penentuan titik air panas

Sebelum melakukan instalasi saluran pipa air panas, langkah pertama yang harus dipikirkan yaitu menentukan titik air panas. Secara umum, air panas biasanya dibutuhkan pada kamar mandi dan westafel. Dengan mengetahui kebutuhan dimana pipa air panas akan ditempatkan, maka secara tidak langsung akan diketahui juga berapa banyak material yang dibutuhkan. Jalur saluran pipa juga harus dipikirkan, apakah saluran air akan digabung dengan saluran biasa atau akan dipisah.

  • Pemilihan material alat pemanas

Setelah menemukan dimana saluran pemanas air akan diletakkan, tahap selanjutnya yaitu memilih material pemanas yang sesuai, baik itu dari saluran pipanya maupun jenis pemanasnya. Pipa yang akan digunakan hendaknya harus mempunyai ketebalan tertentu agar tidak cepat meleleh. Pemanas air juga harus dipertimbangkan apakah akan memakai listrik atau gas. Yang juga penting, keran air yang dipilih harus benar-benar sesuai dengan tingkat panas air maksimal. Pemilihan keran air yang berkualitas rendah dapat mengakibatkan cepat lapuk.

  • Material saluran pemanas

Ada beberapa komponen untuk menghasilkan pemanas air dalam rumah. Selain dari pipa air, jenis pemanas, dan keran air, ada juga tangki yang difungsikan sebagai tempat memanaskan air. Untuk kamar mandi pada rumah minimalis, kapasitas tangki yang digunakan cukup 10 liter dan dapat diletakkan dalam kamar mandi. Sedangkan untuk tangki yang berkapasitas lebih dari 10 liter, tangki sebaiknya diletakkan di luar ruangan. Untuk tangki berkapasitas besar sebaiknya diimbangi dengan pemilihan pipa yang tahan terhadap tekanan tinggi dan panas.

  • Instalasi pipa dan pemanas

Setelah menemukan ukuran yang tepat untuk pemanas dan pipa yang sesuai, langkah selanjutnya yaitu menyambungkan beberapa komponen tersebut. Teknik penyambungan yang diterapkan haruslah tepat agar saluran air panas dapat berfungsi dengan baik. Apalagi jika alat pemanas yang digunakan menggunakan gas. Pemasangan yang dilakukan harus lebih teliti agar tidak terjadi kebocoran. Periksa kembali lubang input dan output untuk memastikan bahwa keduanya sudah terpasang dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *